Bounce Rate - Melanjutkan artikel sebelumnya tentang
Apakah Arti Bounce Rate Dalam Suatu Blog ? yang tentu anda harus membacanya sehingga anda tidak kebinggungan karena artikel ini erat kaitanya dengan artikel tersebut.
Siapa yang tidak ingin blognya dikenal berkualitas ? Tentu kita mengharapkan itu semua. Blog berkualias dapat di lihat dari Bounce Rate nya. Berkenaan dengan hal tersebut kita harus menurunkan prosentase Bounce Rate yang pada dasarnya semakin rendah prosentase Bounce Rate semakin baik kualitas artikel dari suatu blog tersebut.
 |
| Image by Google |
Sebelum anda membaca
tips mengatasi Bounce Rate yang tinggi perlu anda ketahui bahwa ada beberapa hal yang membuat Bounce Rate blog kita tinggi.
Penyebab Bounce Rate tinggi
1. Artikel yang kurang menarik.
2. Kecepatan loading blog yang lambat.
3. Navigasi yang tidak jelas.
4. Template yang tidak SEO Friendly.
5. Tidak terpasangnya widget Related Post.
Itu sebagian kecil penyebab Bounce Rate blog anda tinggi, sebenarnya masih banyak penyebab Bounce Rate tinggi lainnya.
Setelah anda membaca penyebab tingginya Bounce Rate tentu anda sudah tahu cara mengatasinya yaitu dengan mengatasi penyebab-penyebab di atas. Bagaimana mengatasi maslah-masalah di atas ?
1. Tulis artikel yang menarik dan tentunya berkualitas.
Artikel yang menarik dan berkualitas akan membuat pengunjung berlama-lama untuk membaca artikel kita sampai selesai. Untuk membuat artikel yang menarik dan berkualitas bukanlah perkara mudah. Pertama anda harus berfikir untuk menentukan judul artikel yang menarik sehingga seseorang akan tertarik melihat apa isi dari artikel tersebut.
2. Mempercepat loading blog.
Pengunjung akan senang jika blog yang akan di baca memiliki loading yang cepat. Mungkin pengunjung akan segera menutup blog kita apabila loadingnya sangat lambat, mereka tidak mau menyia-nyiakan waktu hanya untuk menunggu blog yang belum tentu isi dari blog tersebut menarik. Jadi, loading blog menjadi salah satu kunci utama untuk menurukan bounce rate.
3. Navigasi dalam blog harus jelas.
Kita harus memberikan kenyamanan yang lebih kepada pengunjung dengan memberikan navigasi yang jelas. Navigasi yang jelas membuat pengunjung lebih mudah untuk melihat isi di dalamnya, sehingga mereka tidak kesulitan untuk berjelajah di blog kita.
4.Gunakan template SEO Friendly.
Dalam memilih template kita harus mengusahakan template tersebut menarik, tapi anda juga harus memperhatikan poin ke dua yang telah saya tulis di atas yaitu tentang kecepatan loading blog. Dengan memilih template yang menarik dan loading yang cepat membuat pengunjung memberikan kesan tersendiri terhadap blog kita, sehingga pengunjung akan sering berjalan-jalan mengunjungi blog kita. Saya sarankan untuk menggunakan template responsif.
5. Memasang Widget Related Post.
Widget ini berfungsi untuk menunjukkan arikel yang memiliki hubungan dengan artikel yang sedang di baca, sehingga pembaca dapat terus mengikuti artikel-artikel lain.
6. Buatlah internal link di dalam artikel.
Pada dasarnya internal link digunakan untuk menautkan artikel yang berhubungan dengan artikel yang sedang di baca pengunjung. Internal link akan menghubungkan artikel satu dengan artikel lain yang saling berhubungan, sehingga membuat pengunjung dapat mengikuti alur dari artikel tersebut.
Itulah sedikit tips mengatasi Bounce Rate tinggi, semoga membantu menurunkan Bounce Rate pada blog anda.